PERTANIAN KAMPUNG YOKA

Tanaman Pangan

Jenis tanaman pertanian yang ditanam oleh penduduk adalah pisang, singkong, tomat, rica, pepaya, jagung dan jenis sayuran lainnya. Sistem pertanian dan teknik bercocok tanam masih sederhana, warga dari luar papua yang bertempat tinggal di RW 01 RT 02 Kampung yoka sebagian telah membuka lahan-lahan pertanian dengan mengembangkan tanama sayur-sayuran seperti kankung. Selain itu petani keramba yang bertempat tinggal di pingiran danau di RW 02 sampai RW 04, ada yang memanfaatkan pingiran rumahnya   untuk membuat keramba. Sedangkan masyarakat  yang lain membuka kebun-kebun tradisional yang biasanya ditanami dengan berbagai tanaman seperti pisang, singkong, keladi, pepaya dan berbagai jenis sayuran.

Kendala yang dihadapi pada umumnya oleh petani di Kampung yoka yaitu masalah bagi petani kebun tradisional dan petani keramba hanyalah untuk menghidupkan keluarganya karena hasil dari petaninya tidak di jual keluar dan hanya untuk kebutuhan keluarga.

 

Peternakan

Jenis ternak yang dipelihara oleh masyarakat di Kampung yoka antara lain , kambing, babi, ayam kampung, ayam potong .

Cara pemeliharaan ternak kambing, babi dan ayam kampung dan ayam potong oleh masyarakat di Kampung yoka biasanya ada ternak yang dipelihara di dalam kandang tetapi ada juga yang tidak dikandangkan. Bagi ternak yang tidak dikandangkan beresiko menimbulkan  risiko lain yaitu ternak dapat dicuri atau dibunuh oleh orang lain.

Bila dilihat dari perkembangan keempat jenis ternak tersebut di atas, maka jumlah populasi ternak yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat adalah ternak ayam potong dan ternak babi. Untuk mengetahui perkembangan ternak , kambing, babi dan ayam kampung pada tiga tahun terakhir dapat dilihat pada Tabel dibawah ini.

 

Data Perkembangan, Kambing, Babi dan Ayam Kampung 3 tahun terakhir

No

Ternak

Tahun

2014

2015

2016

1

Babi

109

119

123

2

Kambing

5

8

13

3

Ayam potong

102

134

151

Sumber data primer, diolah februari 2015

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa perkembangan ternak babi mengalami peningkatan jumlahnya dari tahun 2013 menjadi 14,3% pada tahun 2014 dan meningkat lagi 17,2% pada tahun 2015. Selanjutnya ternak kambing juga mengalami peningkatan populasi dari 5 ekor pada tahun 2013 meningkat menjadi 35,1% pada tahun 2014. Sedangkan populasi ternak ayam kampung dan babi mengalami fluktuasi di mana pada tahun 2004 mengalami kenaikan tetapi di tahun 2015 meningkat jumlah populasinya.


Perikanan

     Usaha perikanan yang dikembangkan oleh masyarakat yaitu budidaya ikan air tawar di  Kampung yoka, antara lain ikan mujair dan mas dan lele. Untuk mendapatkan bibit ikan , biasanya petani membeli dari kelompok usaha nener dengan harga Rp. 125/ekor. Kendala yang sering dialami oleh petani  yaitu sulitnya memperoleh pakan ikan . Selain itu, keamanan keramba  juga masih menjadi kendala antara lain musim angin  dan juga dirusak orang. Pada aspek pemasaran, masalah harga ikan yang tidak stabil menjadi kendala bagi petani karena selama ini para tengkulak yang biasanya membeli ikan melakukan spekulasi harga sehingga kadang ikan dibeli pada salah satu petani dengan harga yang lain sedangkan pada petani yang lain dibeli dengan harga yang berbeda. Bahkan ada kalanya tengkulak mengambil ikan dari petani dengan kesepakatan bahwa setelah ikan laku terjual baru si tengkulak akan membayar, tetapi pada kenyataannya seringkali ada tengkulak yang tidak menepati janjinya atau tidak melunasi hutangnya kepada petani.


 Bumkam atau Bumdes

Ø  Yang dikelolah

                                i.            Budidaya ikan

                              ii.            Simpan pinjam

Ø  Budidaya ikan

                                  i.            ikan tergantung dari bibit

Harga Waktu Panen
1000 5 Bln Panen
3000 2 Bln Panen
5000 2 Bln Panen

Ø  Jenis ikan yang diproduksi

                                  i.             Ikan nila

                                ii.            ikan mas (  masih pencarian bibit sehingga belum bisa diproduksi )

Ø  Harga jual

                                i.            Rp 75/ilo

Ø  Jumlah ikan per kilo

                                  i.             Max  4 ekor/kilom 2 ekor/kilo

Ø  Keaktifan produksi

                                  i.             Masih aktif

Ø  Lokasi keramba (  tempat budidaya ikan  RW/ RT  04/ 03

Ø  Mulai usaha budidaya ikan

 

                                  i.             Bulan Agustus sampai September sampai Oktober 2019 

 Lokasi penjualan / Penanda

                                  i.             Warung-warung makan

                                ii.            warga/ masyarakat 

 


 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH KAMPUNG YOKA

GAMBARAN UMUM WILAYAH KAMPUNG YOKA

KEPENDUDUKAN KAMPUNG YOKA